Sering Makan Sembarangan? Ketahui Risiko Penyakit Tipes yang Mengintai!
Apa Sebenarnya Penyakit Tipes Itu?
Bagaimana Bakterinya Bisa Masuk?
Penularan bakteri ini terjadi ketika seseorang mengonsumsi asupan yang sudah terkontaminasi oleh partikel kotoran (kotoran). Begitu berhasil masuk, bakteri S. typhi ini akan bersarang dan hidup di dalam saluran pencernaan manusia, yang kemudian memicu munculnya gejala-gejala tipes. Berikut adalah beberapa kondisi yang paling sering menjadi jalan masuk penularan penyakit tipes:
Malas atau lupa mencuci tangan setelah menggunakan toilet dan sebelum memegang makanan.
Menyantap makanan yang sudah dihinggapi bakteri Salmonella typhi , khususnya pada makanan hidangan yang dimasak kurang matang.
Meminum susu sapi yang belum melewati proses pasteurisasi (pemanasan pembunuh kuman) dan sudah terkontaminasi bakteri S. typhi .
Mengenali Gejala Penyakit Tipes
Tanda-tanda penyakit tipes tidak langsung muncul seketika pada saat itu juga. Seseorang biasanya baru akan merasakan keluhan sekitar satu hingga dua minggu setelah bakteri Salmonella typhi berhasil masuk ke dalam tubuhnya. Berikut ini adalah gejala yang sering dialami oleh penderita tipes:
Suhu tubuh akan mengalami kenaikan sedikit demi sedikit (tidak langsung tinggi) hingga bisa menembus angka 39–40°C.
Penderita umumnya akan merasakan pusing atau nyeri pada area kepala.
Karena infeksi terjadi di saluran cerna, tubuh akan merespons dengan rasa mual, muntah, nyeri perut, kesulitan buang air besar (sembelit), atau sebaliknya mengalami diare.
Kondisi fisik akan terasa sangat lesu dan kehilangan tenaga.
Pencegahan Penyakit Tipes
Kunci utama agar terhindar dari penyakit tipes adalah dengan menjaga kebersihan diri, yaitu melalui penerapan gaya hidup yang bersih. Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:
Selalu mencuci tangan menggunakan sabun di bawah air yang mengalir.
Mengonsumsi makanan yang matang.
Membersihkan sayuran dan buah-buahan sebelum dikonsumsi.
Memilih air minum yang sudah terjamin kebersihannya. Apabila menggunakan air keran, pastikan untuk merebusnya sampai mendidih sebelum meminumnya.
Mengurangi kebiasaan membeli makanan ringan maupun minuman yang dijual di pinggir jalan.
Menikmati jajanan atau melakukan kulineran tentu saja bukanlah hal yang dilarang. Kamu tetap bisa melakukannya, asalkan selalu bijak dalam memilih makanan dan selalu mengutamakan aspek kebersihan.
Satu hal penting yang perlu selalu diingat adalah biaya perawatan di rumah sakit akibat penyakit tipes jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga makanan atau minuman yang kamu beli. Menjaga kesehatan saluran pencernaan merupakan sebuah dampak jangka panjang yang sangat berharga bagi tubuh kamu.
Oleh karena itu, mari bersama-sama lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman kamu, terutama mereka yang masih sering memiliki kebiasaan makan makanan sembarangan. Ingatlah selalu bahwa mencegah penyakit tentu jauh lebih baik daripada harus mengobatinya!


Komentar
Posting Komentar